Tragedi Media Sosial
We called it social media, akun yang pertama aku bikin itu Facebook sekitar tahun 2008an lah yang kontennya kita bisa chat update dan hal yang masih simple lainnya. Berkembang terus semakin banyak media sosial lain and finally we can sharing something that other's updated. Sebenernya bukan masalah jenis media sosialnya sih tapi "membagikannya" itu. Kadang aku pribadi gereget kalo liat apa yang mereka bagikan tidak sesuai kenyataan (fake news) padahal emang urusan mereka sih tapi kan lebih banyak orang yang respon (dirugikan) sampai banyak yang ikut-ikutan share kan jadi lebih kasian aja gitu dibodohi dan membodohi. Apalagi kasus atau berita yang sangat sensitif seperti agama atau pemerintahan misalnya. Pernah aku denger penjelasan kasus yang di Jerman, ada sesorang yang upload sebuah video perkelahian seorang penumpang pesawat dan polisi dari sosial media muslim kurang lebih captionnya seperti ini " Assalamu'alaikum.... Polisi ingin melepas jilbab seorang w...