menjelaskan alur,pelaku dan latar novel serta menyampaikan pendapat dalam diskusi

 
» Menjelaskan Alur,Pelaku,dan Latar Novel Remaja
1. Alur
    Alur atau plot adalah rangkaian peristiwa atau kejadian yang diceritakan dalam sebuah karya sastra. Terdapat dua macam alur novel yaitu :
a. Alur maju atau progresif,yaitu alur atau jalan cerita yang disusun berdasarkan urutan waktu dan peristiwa atau naratif-kronologis.
b. Alur mundur atau regresif yaitu alur atau jalan cerita yang disusun dengan mengembalikan ke masa sebelumnya (flashback).
Alur mempunyai lima bagian utama yaitu pengantar cerita,mulai ada konflik,puncak ketegangan atau klimaks,mulai penurunan ketegangan atau anti klimaks,penyelesaian atau akhir cerita.
2. Pelaku
    Pelaku adalah tokoh atau orang yang diceritakan atau ditampilkan dalam novel tersebut. Setiap tokoh mewakili satu karakter. Maka,pelaku sering disebut penokohan atau perwatakan. Pengarang dapat menggambarkan sifat atau karakter tokoh melalui cara berikut.
a. Penggambaran bentuk lahir tokoh.
b. Penggambaran jalan pikiran pikiran tokoh atau yang terlintas dalam pikirannya.
c. Penggambaran reaksi tokoh terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi.
d. Penggambaran keadaan sekitar tokoh.
3. Latar
    Latar sebuah novel mencakup tiga hal,yaitu tempat,waktu,dan suasana. Ketiga hal tersebut dialami oleh tokoh dalam setiap peristiwa. Namun,terkadang adanya latar aktu dan suasana dilukiskan oleh pengarang secara tersurat.

» Menyampaikan Pendapat dalam Diskusi

   Diskusi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang untuk memecahkan suatu masalah. Ketika mengikuti suatu diskusi,peserta dapat menyampaikan usulan,pendapat,persetujuan,ataupun penolakan terhadap permasalahan yang diajukan. Oleh sebab itu,dalam berdiskusi saling terjadi selang pendapat antara peserta diskusi. Namun tidak jarang juga antara satu peserta yang satu dengan yang lain berbeda pendapat yang sama.
 
1. Menyampaikan Persetujuan
Persetujuan terhadap pendapat peserta lain tentu saja harus diikuti dengan argumentasi sehingga meyakinkan peserta diskusi. Persetujuan terhadap oranglain,misalnya dapat dikemukakan dengan cara sebagai berikut.
contoh :
    a. Saya sependapat dengan Saudara ... karena pada dasarnya ...
    b. Menurut saya,usul Saudara kurang realistis karena ... 
2. Menyampaikan Sanggahan
    Sanggahan disampaikan apabila kita sebagai peserta diskusi tidak atau kurang setuju dengan pendapat peserta lain. Ketika menyampaikan sanggahan hendaknya menggunakan kalimat yang santun dan disertai bukti dan alasan atau argumen yang logis dan tepat.
3. Menyampaikan penolakan pendapat
    Penolakan dapat dilakukan apabila tidak rasional dan sukar diterima oleh akal sehat. Penolakan ini harus mempertimbangkan perasaan orang yang mengajukan pendapat. Penolakan pendapat juga harus disertai dengan alasan yang masuk akal.
 
semoga bermanfaat :)
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pidato Lengkap Ir. Soekarno dalam Konferensi Asia Afrika (KAA)

Let New Asia and Africa be Born - Ir. Soekarno